Tahap awal program Food Safety Masuk Desa di Propinsi Bengkulu diawali dengan kegiatan Survey Analisis Situasi dan Kondisi Desa Terpilih pada 1 kelurahan di wilayah Kota Bengkulu dan 2 desa di Kabupaten Bengkulu Utara. Survey Analisis Situasi dan Kondisi Desa Terpilih dimaksudkan untuk mengetahui gambaran situasi kondisi, termasuk pengetahuan dan sikap masyarakat tentang praktek keamanan pangan.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Bimtek oleh Tim Pusat dan Balai POM Bengkulu yang diikuti oleh Koordinator Lapangan (Korlap), mahasiswa (3 orang Mahasiswa (3 orang mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Bengkulu (UNIB) ; 3 orang mahasiswa Akademi Farmasi (Akfar) Al- Fatah Bengkulu), petugas Balai POM Bengkulu dan Tim Survey Pusat. penyampaian materi oleh Ibu Indra Pramularsih, S.Farm., Apt. dari Direktorat Surveilan Penyuluh Keamanan Pangan Badan POM RI dan Drs.sasra, Apt., M.Si, selaku kepala seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai POM Bengkulu. Materi yang disampaikan adalah berkaitan dengan teknis pengumpulan data survey yang akan dilakukan di desa/kelurahan terpilih. Acara berlangsung pada tanggal 21 April 2014 di aula Balai POM Bengkulu.
Pelaksanaan Survey Analisis Situasi di Kelurahan Timur Indah, Kota Bengkulu dilaksanakan pada 21 April 2014 dan desa Sumber Agung, serta desa Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara pada tanggal 24 April 2014. Survey dilakukan dengan metode wawancara terhadap sejumlah perwakilan komunitas desa seperti Perangkat Desa, Ibu PKK, Ibu Rumah Tangga, Ritel pangan, IRTP, PKL, guru, pramuka, karang taruna serta tenaga Penyuluh Keamanan Pangan (PKP) dan District Food Inspector (DFI) dari Dinas Kesehatan setempat.
Partisipasi aktif responden dari komunitas desa/ kelurahan, termasuk perangkat kelurahan yang sangat menyambut baik program in dengan sangat antusiasi, pada akhirnya, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
BPOM di Bengkulu