Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu menjadi narasumber dalam talkshow di RRI Pro 1 Bengkulu pada Kamis, 5 Maret 2026. Talkshow ini membahas peran masing-masing instansi dalam pengawasan dan menjamin keamanan pangan selama bulan Ramadan.
Narasumber yang mewakili BPOM di Bengkulu adalah Ketua Tim Informasi dan Komunikasi, Alex Ginting. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa BPOM di Bengkulu melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Pengawasan difokuskan pada sarana distribusi pangan seperti distributor pangan, supermarket, toko, hingga warung yang menjual pangan olahan di wilayah kerja BPOM di Bengkulu menyasari produk pangan rusak, kedaluwarsa dan Tanpa Izin Edar (TIE).
Selain itu, BPOM di Bengkulu juga melakukan pengawasan terhadap jajanan berbuka puasa (takjil) yang banyak dijual di berbagai titik keramaian selama Ramadan guna memastikan pangan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.
Sementara itu, Disperindag Kota Bengkulu menjelaskan perannya dalam melakukan pembinaan kepada pelaku usaha serta pengawasan terhadap aktivitas perdagangan pangan di pasar.
Melalui talkshow ini, BPOM di Bengkulu juga mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan prinsip Cek KLIK, yaitu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
Melalui kolaborasi antara BPOM dan pemerintah daerah, diharapkan pengawasan pangan selama bulan Ramadan di Bengkulu dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat mengonsumsi pangan yang aman.
Lewat Talkshow RRI, BPOM Bengkulu Ingatkan Pentingnya Cek KLIK Saat Membeli Pangan
06-03-2026 Umum Dilihat 216 kali