BENGKULU – Dalam upaya mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Bengkulu meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar, Balai POM di Bengkulu terus berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kepala Balai POM di Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt., sebagai narasumber dalam rangkaian Bencoolen Fest 2026 yang berlangsung di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan sosialisasi yang diinisiasi oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Balai POM di Bengkulu ini mengangkat topik registrasi produk dan kemudahan sertifikasi izin edar. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 pelaku UMKM binaan dan peserta Bencoolen Fest 2026.
Dalam pemaparannya, Kodon Tarigan menjelaskan alur pendaftaran izin edar pangan olahan, tata cara penerbitan Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IP CPPOB), serta penentuan tingkat risiko dalam registrasi produk. Ia menekankan bahwa pemenuhan persyaratan legalitas dan standar keamanan pangan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas distribusi, dan membuka peluang produk UMKM memasuki pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.
“Izin edar dan pemenuhan standar keamanan pangan merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM. Balai POM di Bengkulu siap memberikan pendampingan agar pelaku usaha dapat memahami dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan,” ujar Kodon Tarigan.
Selain memberikan edukasi mengenai perizinan, Balai POM di Bengkulu juga memperkenalkan layanan Ruang Tamu Virtual, yaitu fasilitas konsultasi yang memungkinkan pelaku usaha berkomunikasi langsung dengan petugas BPOM melalui Zoom tanpa harus datang ke kantor. Layanan ini diharapkan dapat memudahkan pelaku UMKM memperoleh informasi, berkonsultasi mengenai persyaratan perizinan, serta mendapatkan pendampingan dari mana saja.
Melalui partisipasi dalam Bencoolen Fest 2026, Balai POM di Bengkulu berharap sinergi bersama Bank Indonesia dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat untuk mendukung UMKM Bengkulu menghasilkan produk yang aman dan bermutu, memenuhi ketentuan perizinan, serta mampu bersaing secara berkelanjutan.