Tindak Lanjut dari Kegiatan Advokasi Pasar Aman dari Bahan Berbahaya yang sudah dilaksanakan oleh BPOM Bengkulu di Salah satu hotel di Bengkulu adalah penyuluhan terhadap komunitas pasar dan kampanye pasar aman dari bahan berbahaya .
Pelaksanaan kampanye ini di Pasar Panorama Kota Bengkulu pada hari Rabu tanggal 29 Mei 2013. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama BPOM dengan dinas Pasar Panorma.
Kampanye dipandu oleh Drs. Sasra.Apt. MSi Kasie Serlik BPOM Bengkulu dan dihadiri oleh Kepala BPOM Bengkulu Drs. Zulkifli Apt , Kadisperindag Kota Bengkulu, Kepala UPTD Pasar Panorama , Kapolsek Gading Cempaka, serta Koramil Kota Bengkulu . Kepala Balai POM Bengkulu memberikan arahan kepada seluruh komunitas pasar tentang pengujian Bahan Berbahaya dengan menggunakan Rapid test kit dan Juga menyempatkan berkunjung ke kedai-kedai pedagang untuk berdialog dengan mereka. Antusiasme dari pedagang untuk memastikan barang yang mereka jual aman dari bahan berbahaya, maka ada dari mereka yang langsung mengantarkan barang dagangannya untuk diuji apakah mengandung bahan berbahaya atau tidak.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang bahan berbahaya, pada komunitas pasar sehingga dapat menghindarkan dari penyalahgunaan bahan berbahaya dalam pangan. Rangkaian kegiatan dimulai pagi hari dengan penyuluhan terhadap komunitas pasar dan dilanjutkan dengan kampanye ditengah pasar sambil membagikan brosur dan leaflet kepada para pedagang dan pembeli, pemutaran film dokumenter tentang pasar, pemutaran iklan tentang bahan berbahaya, pemutaran jingle Lagu Bahan Berbahaya serta wawancara dengan Kepala BPOM Bengkulu secara langsung oleh Media eletronik . Dilanjutkan dengan sampling dan pengujian dengan menggunakan kit Rapit tes terhadap beberapa sampel dihadapan pedagang, pengunjung pasar dan para undangan.
Diharapkan para pedagang di pasar ini mengerti akan bahaya bahan-bahan yang dilarang dalam pangan tersebut sehingga tidak lagi menjual dagangan yang mengandung bahan berbahaya. Kegiatan ini sangat memikat pengunjung pasar sehingga mereka betah menunggu sampai acara selesai.
Balai POM di Bengkulu