Dalam Program "Hallo Bengkulu" 11 Juni 2014 di stasiun Televisi lokal RBTv, Kepala Balai POM Bengkulu kembali diminta sebagai narasumber dalam bentuk dialog interaktif bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu dengan mengambil tema Pengawasan Pangan menjelang Ramadhan, dipandu oleh pembawa acara Banun dan Badul.
Dalam dialog tersebut Kepala Balai POM Bengkulu menyampaikan tentang kegiatan yang dilakukan oleh Balai POM dalam menyambut bulan Ramadhan dengan melibatkan lintas sektor, seperti yang telah dilakukan siang hari dan beberapa hari yang lalu tentang Intensifikasi Pengawasan Pangan Terpadu di beberapa sarana seperti distributor, swalayan, hypermarket dan pasar tradisional. Hasil yang didapatkan, pada kesempatan itu juga disampaikan bagaimana peranan konsumen dalam memilih suatu produk pangan "Baca Label sebelum membeli". Untuk pangan buka puasa ( takjil) kepala Balai POM menyampaikan hasil tahun sebelumnya dimana masih ditemukan Takjil yg mengandung Formalin dan borak yaitu pada makanan Rujak Mie, yaitu mie tersebut positif mengandung formalin. Untuk itu diingatkan pada masyarakat untuk hati hati dengan Takjil yg mengandung mie kuning apalagi mie yg dibeli dalam bentuk kiloan dipasar tradisional.
Dalam dialog tersebut beberapa pertanyaan yang ditanyakan oleh pemirsa, yaitu bagaimana cara memilih pangan yang aman serta harapannya agar Balai POM dapat juga menguji Takjil yang ada di Kabupaten. Untuk menjawab harapan masyarakat, Balai POM Bengkulu sudah membuat rencana bahwa Intensifikasi Pengawasan Pangan menjelang Ramadhan dan pengawasan pangan buka puasa(Takjil) tidak hanya dilakukan dikota Bengkulu tapi juga akan dilakukan di beberapa Kabupaten dengan melibatkan lintas sektor terkait.
BPOM di Bengkulu