Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing melalui produksi pangan yang aman, bermutu, dan memenuhi ketentuan. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelatihan Koperasi dan UMKM di Desa Dusun Baru I, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (17/9/2026).
Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Digitalisasi, Manajemen Keuangan serta Peningkatan Daya Saing” tersebut, BPOM di Bengkulu memberikan edukasi mengenai pentingnya keamanan pangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pemasaran produk UMKM.
Pelaku UMKM didorong untuk memperhatikan keamanan proses produksi, mutu produk, serta pemenuhan aspek legalitas, termasuk perizinan. Produk yang aman dan bermutu tidak hanya memberikan perlindungan kepada konsumen, tetapi juga menjadi modal penting bagi UMKM untuk berkembang dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Pada kesempatan tersebut, BPOM di Bengkulu juga memperkenalkan inovasi layanan Ruang Tamu Virtual. Melalui layanan ini, pelaku UMKM dan masyarakat dapat memperoleh konsultasi, informasi, maupun menyampaikan pengaduan kepada BPOM secara daring. Akses layanan dapat dilakukan dengan memindai barcode sehingga konsultasi dapat dilakukan dengan lebih mudah tanpa harus datang langsung ke kantor BPOM.
Melalui kegiatan ini, BPOM di Bengkulu berharap UMKM semakin siap “naik kelas” dengan menghasilkan pangan yang aman, bermutu, legal, dan dipercaya konsumen.