Bengkulu, 27 April 2026 — Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu melakukan koordinasi dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) terkait rencana pelaksanaan kick off Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-obat Tertentu (OOT) yang akan digelar di Bengkulu.
Kegiatan yang dipimpin Kepala Balai POM di Bengkulu, Kodon Tarigan, berlangsung di kampus UMB dan diterima langsung oleh Rektor UMB, Susiyanto, beserta jajaran. Koordinasi dilakukan sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program nasional pencegahan penyalahgunaan OOT.
Dalam pertemuan tersebut, BPOM Bengkulu menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan yang akan menghadirkan Deputi IV Badan POM RI serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Selain itu, BPOM juga mengajukan permohonan penggunaan auditorium UMB sebagai lokasi kegiatan yang direncanakan dihadiri sekitar 300 peserta.
BPOM Bengkulu turut mendorong partisipasi mahasiswa UMB dalam kegiatan tersebut sebagai sasaran Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait bahaya penyalahgunaan obat-obatan tertentu. Keterlibatan mahasiswa dinilai penting karena kelompok generasi muda merupakan salah satu yang rentan terhadap penyalahgunaan OOT.
Pihak UMB menyambut baik rencana kegiatan ini dan menyatakan dukungan terhadap pelaksanaannya sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya mahasiswa, terhadap pentingnya penggunaan obat secara aman dan bertanggung jawab.
Melalui koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan kick off Aksi Nasional OOT di Bengkulu dapat berjalan optimal serta memperkuat upaya bersama dalam melindungi masyarakat dari risiko penyalahgunaan obat-obatan tertentu.