Bengkulu, 14 Juli 2025 — Balai POM di Bengkulu bersama Dinas Kesehatan Kota Bengkulu dan Puskesmas setempat melakukan verifikasi lapangan terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) dugaan keracunan pangan yang terjadi di salah satu kelurahan di Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Kejadian ini dilaporkan pada Minggu pagi, 13 Juli 2025, setelah sejumlah warga mengalami gejala seperti mual, pusing, muntah, sakit perut, dan diare usai mengonsumsi makanan dari sebuah acara warga yang berlangsung dua hari sebelumnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Balai POM di Bengkulu, Bapak Yogi Abaso Mataram, bersama tim, turun langsung ke lokasi pada Senin, 14 Juli 2025 untuk melakukan verifikasi dan pengambilan sampel. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat dan koordinatif antara instansi terkait dalam menanggulangi potensi risiko terhadap kesehatan masyarakat.
Tim gabungan mengumpulkan informasi dari warga terdampak dan melakukan pengambilan sampel makanan sisa serta air yang digunakan dalam pengolahan makanan. Sampel tersebut akan diuji lebih lanjut di laboratorium untuk mengetahui kemungkinan adanya cemaran biologis maupun kimia.
Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 27 orang mengalami gejala keracunan dan telah mendapatkan penanganan medis di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Bengkulu. Saat ini, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu masih menyusun laporan hasil analisis epidemiologi untuk mengetahui sumber pasti keracunan.
Balai POM di Bengkulu terus berkomitmen mendukung penanganan kejadian ini melalui uji laboratorium serta penguatan edukasi keamanan pangan kepada masyarakat. Upaya ini merupakan bagian dari peran aktif Balai POM dalam memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dan layak.
BPOM Bengkulu Semarak (Semangat Melayani Responsif dan Akuntabel).
Hubungi kami di :
ULPK : 08117389062
Adumas : 08117316570
Facebook : Balai POM di Bengkulu
Instagram : @bpom_bengkulu
Twitter : @BPOMBengkulu
Youtube : Balaipom Bengkulu