Dalam rangka memastikan keamanan pangan yang beredar dan dikonsumsi masyarakat, Balai POM di Bengkulu melaksanakan pengawasan pangan pada kegiatan Gebyar Kuliner bertajuk “Kuliner Halal Gang Senggol” pada 17 September 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan beragam kuliner yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jakarta, Tangerang, Solo, Semarang, Surabaya, Singkawang, Pontianak, serta daerah lainnya.
Sebagai bentuk pengawasan pangan yang proaktif, tim Balai POM di Bengkulu melakukan pemeriksaan terhadap 22 sampel pangan yang dijajakan di area kuliner malam. Pengujian dilakukan menggunakan metode uji cepat (rapid test) untuk mendeteksi kemungkinan penggunaan empat jenis bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan, yaitu Boraks, Formalin, Rhodamin B, dan Methanil Yellow.
Berdasarkan hasil pengujian, seluruh 22 sampel yang diperiksa dinyatakan negatif dari kandungan keempat bahan berbahaya tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa berdasarkan parameter bahan berbahaya yang diuji, sampel pangan yang diperiksa memenuhi persyaratan keamanan pangan. Masyarakat pun dapat menikmati beragam kuliner malam dengan lebih aman dan nyaman.
Selain melakukan pengujian, Balai POM di Bengkulu juga memberikan edukasi dan komunikasi langsung kepada para pelaku usaha pangan. Edukasi meliputi pentingnya penerapan higiene dan sanitasi dalam proses pengolahan pangan, serta penggunaan bahan baku yang aman dan memenuhi persyaratan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi pengawasan pangan malam hari yang diinisiasi oleh Balai POM di Bengkulu melalui program “Terang Malam, Terjamin Aman Ngemil Malam”. Inovasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pengawasan pangan pada aktivitas perdagangan pangan di malam hari sekaligus meningkatkan kesadaran pelaku usaha dan masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan.
Pelaksanaan kegiatan ini menegaskan komitmen Balai POM di Bengkulu dalam melindungi masyarakat melalui pengawasan pangan yang proaktif, edukatif, dan kolaboratif. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat semakin memperkuat upaya perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya pada kegiatan yang melibatkan mobilitas masyarakat dan pelaku usaha pangan dari berbagai daerah. BPOM Bengkulu Semarak — Semangat Melayani, Responsif, dan Akuntabel.