Bengkulu - Balai POM di Bengkulu turut berperan aktif dalam meningkatkan pemahaman dan kepatuhan sarana pelayanan kefarmasian melalui kegiatan Pertemuan Pembinaan Pelaporan dan Evaluasi Kepatuhan RKO Tahun 2026 yang diselenggarakan Rabu, 19 Agustus 2026 bertempat di Hotel Wilo Kota Bengkulu. Dalam kegiatan tersebut, Balai POM di Bengkulu hadir sebagai narasumber untuk memberikan penguatan terkait pengelolaan obat yang aman, bermutu, dan sesuai ketentuan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Neli Hartati, SKM., MM dan diikuti tenaga kefarmasian dan petugas vaksin dari sarana pelayanan kefarmasian di wilayah Kota Bengkulu.
Balai POM di Bengkulu diwakili oleh Novri Fitriani, S.Farm., Apt. yang menyampaikan materi mengenai *Pengelolaan Obat dan Tindak Lanjut Obat Kedaluwarsa pada Sarana Pelayanan Kefarmasian.”* Materi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan obat secara menyeluruh, mulai dari pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penyerahan, pencatatan, pelaporan, pengembalian, pemantauan kondisi dan masa kedaluwarsa, hingga tindak lanjut terhadap obat yang sudah tidak memenuhi persyaratan untuk digunakan.
Dalam pemaparan disampaikan bahwa pengelolaan obat kedaluwarsa perlu dilakukan secara tepat dan terdokumentasi guna mencegah obat tersebut kembali beredar atau digunakan. Kepatuhan terhadap prosedur pengelolaan obat menjadi salah satu langkah penting dalam menjamin keamanan pasien sekaligus mendukung mutu pelayanan kefarmasian.
Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan sarana pelayanan kefarmasian dalam melakukan pelaporan, evaluasi, serta pengelolaan obat sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi antara Dinas Kesehatan, Balai POM di Bengkulu, dan sarana pelayanan kefarmasian menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola obat yang aman, efektif, bermutu, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Balai POM di Bengkulu terus berkomitmen memperkuat pembinaan dan pengawasan obat sebagai upaya bersama dalam menjamin masyarakat memperoleh pelayanan kefarmasian yang aman dan berkualitas.