Awasi periode emas generasi penerus bangsa melalui jajanan yang sehat

26-02-2015 Bengkulu Dilihat 2681 kali

Awasi Periode Emas Generasi Penerus Bangsa
Melalui Jajanan Yang sehat

Masa pertumbuhan anak sekolah dasar memerlukan gizi tinggi, tidak hanya dari segi kuantitas, tetapi juga kualitasnya termasuk dari segi keamanan pangannya.  Periode emas inilah yang akan membentuk generasi penerus bangsa, sehingga pengawasan dan perhatian terhadap setiap asupan gizi sangat diperlukan. Oleh karenanya, Badan POM yang merupakan ujung tombak pelaksana program keamanan pangan terus melakukan pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan sosialisasi tentang keamanan pangan, baik terhadap penjaja, pengelola kantin, guru, dan siswa.
 
Selama 3 (tiga) hari berturut-turut, mulai tanggal 23-25 Februari 2015, petugas dari Balai POM Bengkulu didampingi petugas dari Dinas kesehatan dan Dinas Pendidikan Nasional kabupaten Muko-Muko melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Muko-Muko, antara lain SDN 01 Air Rami, SDN 02 Air Rami, SMPN 05 Air Rami, SDN 03 Lubuk Pinang, SDN 04 Lubuk Pinang, SMPN 7  Muko-Muko, dan  SDN 04 V Koto.  Pihak sekolah merasa sangat senang dan berterima kasih atas kunjungan tim Balai POM di Bengkulu dan akan melakukan tindak lanjut terhadap informasi yang disampaikan dengan membentuk Tim Keamanan Pangan Sekolah dan tetap konsisten menjalankan program keamanan pangan di sekolah masing-masing.

Pada setiap kunjungan ke sekolah-sekolah tersebut dilakukan penyuluhan Lima Kunci Keamanan Pangan, pembinaan kepada penjaja kantin agar mereka selalu menjaga kebersihan dagangan mereka dan memperhatikan jenis jajanan yang dijual, karena  lebih dari 50 persen siswa SD tidak sarapan pagi sebelum berangkat sekolah.  Di samping itu juga dilakukan sampling terhadap pangan  jajanan yang dijual di sekitar sekolah sebanyak 59  sampel.  Sampel diuji terhadap empat bahan berbahaya: boraks, formalin, rhodamin B, dan methanil yellow dengan rapid test kit.  Hasil pengujian menunjukkan, sampel tidak mengandung empat bahan berbahaya tersebut.

Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa dan pihak sekolah mendapat bekal untuk melindungi diri dari makanan yang berbahaya. Tak lupa pada setiap kesempatan, petugas selalu mengingatkan para siswa  untuk menyebarkan pengetahuan ini kepada keluarga, teman, dan masyarakat di sekitarnya. Mari bersama bebaskan pangan jajanan anak sekolah dari bahan berbahaya.

Balai POM di Bengkulu

Sarana