BPOM DI BENGKULU SELENGGARAKAN PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL UNTUK PENGELOLAAN KARIR PEGAWAI
28 Juni 2022 13:37
Berita Aktual

Pada hari Rabu - Kamis tanggal 29 – 30 Juni 2022 Balai POM di Bengkulu menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Jabatan Fungsional secara hybrid yaitu secara luring bertempat di Aula Kantor Balai POM di Bengkulu Jl. Depati Payung Negara Km. 13 No. 29 pada hari pertama dan di TUK (Tempat Uji Kompetensi) Kantor Balai POM Bengkulu Jl. Batanghari No. 1, Kota Bengkulu pada hari kedua serta secara daring melalui zoom. Kegiatan tersebut dihadiri tidak hanya oleh para pejabat fungsional di lingkungan Balai POM di Bengkulu namun juga oleh para pejabat fungsional Loka POM di Rejang Lebong. Kepala Balai POM di Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, S.Si., Apt., hadir secara luring membuka kegiatan tersebut.

Kegiatan Pembinaan Jabatan Fungsional merupakan wujud nyata perhatian organisasi Balai POM di Bengkulu terhadap pengelolaan karir pegawainya. Mengundang narasumber dari Biro Sumber Daya Manusia, Badan POM yaitu Dra. Ida Farida, Apt selaku Koordinator Kelompok Substansi Pengelolaan Karier Sumber Daya Manusia, Evi Usi Rimona Sirait, SE selaku Subkoordinator Subkelompok Substansi Pengelolaan Karier Jabatan Fungsional, dan Haryo Widianwardhana, A.Md. selaku Analis Kepegawaian Terampil, diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pegawai seputar karirnya.

Narasumber menyampaikan materi mengenai Pengelolaan Karir Jabatan Fungsional di Lingkungan Badan POM yang meliputi Pengangkatan dan pemberhentian dalam Jabatan Fungsional; Kenaikan pangkat dan/atau kenaikan Jabatan Fungsional; Pembinaan Jabatan Fungsional; Pencantuman gelar Pejabat Fungsional dan Pemberhentian atas permintaan sendiri (pensiun dini, atas permintaan sendiri/resign), mencapai batas usia pensiun (BUP), pensiun janda/duda/anak serta masa persiapan pensiun Pejabat Fungsional. Selain itu, narasumber juga memberikan tanggapan atas permasalahan yang disampaikan oleh para pejabat fungsional seputar karirnya seperti pencantuman gelar, pemberhentian dalam jabatan dan penilaian angka kredit.

Pada prinsipnya, Badan POM yang sudah menerapkan sistem merit dalam pengelolaan kepegawaian sangat mendukung pengembangan karir pegawai. Untuk itu, pegawai diharapkan agar selalu menaati peraturan terkait misalnya dalam hal pengajuan izin belajar/tugas belajar dan pengusulan penilaian angka kredit agar tidak terkendala dalam pencantuman gelar setelah selesai melanjutkan pendidikan dan kenaikan jabatan.