WUJUDKAN DESA PANGAN AMAN MELALUI FASILITASI GKPD DESA RAWA MULYA DAN TUNGGAL JAYA KABUPATEN MUKOMUKO
27 Juni 2022 13:15
Berita Aktual

Dalam rangka memberdayakan komunitas desa untuk mewujudkan Desa Pangan Aman, Balai POM di Bengkulu memberikan bimbingan teknis kepada kader dan komunitas dalam rangkaian kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa di Desa Rawa Mulya dan Desa Tunggal Jaya Kabupaten Mukomuko. Dengan adanya bekal pengetahuan mengenai keamanan pangan yang diperoleh dalam kegiatan bimbingan teknis tersebut, diharapkan komunitas dapat mengimplementasikan keamanan pangan di lingkungannya. Selanjutnya, kegiatan bimbingan teknis yang dilakukan terhadap komunitas tersebut diikuti dengan kegiatan fasilitasi keamanan pangan kepada komunitas desa, khususnya Usaha Pangan Desa yang perlu dibina dan didukung oleh pemerintah daerah termasuk keamanan pangan produk yang dihasilkan.

Kegiatan fasilitasi pendampingan dilakukan oleh kader keluarga, kader masyarakat dan kader sekolah di Desa Rawa Mulya dan Desa Tunggal Jaya sebanyak 2 kali, di mana kunjungan pertama dilaksanakan pada bulan Mei 2022, dan kunjungan kedua pada bulan Juni 2022. Kegiatan fasilitasi keamanan pangan perlu dilakukan bagi komunitas desa dan usaha pangan agar desa menjadi mandiri dan mampu mencegah serta menangani permasalahan keamanan pangan yang ada di lingkungannya. Kegiatan fasilitasi bertujuan untuk memberikan pendampingan praktik keamanan pangan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat desa dan pelaku usaha pangan desa dalam menerapkan keamanan pangan.

Pada tanggal 23 – 24 Juni 2022, petugas  dari Balai POM di Bengkulu melakukan kunjungan kepada komunitas yang telah dilakukan fasilitasi sebelumnya oleh kader untuk mengecek kesesuaian kegiatan fasilitasi yang dilakukan oleh kader dengan penerapan prinsip keamanan pangan oleh komunitas. Selain itu juga dilakukan pengambilan data post intervensi Gerakan Keamanan Pangan Desa berupa pengisian kuesioner oleh seluruh komunitas dan kader di Desa Rawa Mulya dan Desa Tunggal Jaya yang sebelumnya telah mendapatkan bimbingan teknis keamanan pangan. Pengambilan data post intervensi tersebut bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku komunitas dan kader mengenai keamanan pangan.

Dengan kegiatan ini diharapkan pengetahuan dan pemahaman terkait keamanan pangan komunitas masyarakat desa dan komunitas usaha pangan desa akan meningkat dan dapat mengimplementasikannya secara mandiri sehingga Desa Pangan Aman dapat terwujud. Seluruh perangkat desa, kader dan komunitas dihimbau untuk tetap menerapkan prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari dan memperluas cakupan komunitas yang mendapatkan pengetahuan mengenai keamanan pangan.