Pada hari Minggu tanggal 28 September 2025, Balai Raya Semarak Bengkulu menjadi saksi pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bengkulu untuk masa bakti 2025-2028. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari BPOM Bengkulu, yaitu Yunika Sary, S.Farm., Apt., M.Si, yang menjabat sebagai PFM Madya, Ketua Tim 1 Infokom. Ketua IDI Wilayah Bengkulu yang baru dilantik, AKBP Dr. dr. Yalta Hasanudin Nuh, Sp.An., FIP, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 1.949 anggota IDI di wilayah tersebut, dengan 516 orang di antaranya berdomisili di Kota Bengkulu. Ini merupakan angka yang lebih tinggi dibandingkan data tahun sebelumnya, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah anggota.
Pada kesempatan tersebut, sambutan juga disampaikan oleh Pj Setda Provinsi Bengkulu, Dr. Herwan Antoni, SKM., M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Herwan menyampaikan keprihatinan mengenai beberapa rumah sakit di Bengkulu, seperti RSUD Tais, yang masih belum dapat melakukan operasi. Beliau menekankan pentingnya peran dokter dalam memperbaiki sistem kesehatan di Bengkulu. Selain itu, Ketua IDI Nasional juga turut memberikan pesan penting tentang pengangkatan lulusan dokter. Setiap tahunnya, hanya sekitar 20% lulusan dokter yang dapat diterima, dan hal ini membuka kekhawatiran bahwa dokter muda berpotensi menjadi "pengangguran intelektual" jika tidak ada langkah yang lebih konkret untuk penempatan tenaga medis.
Acara ini menggarisbawahi pentingnya pembaruan data anggota IDI serta peran strategis organisasi dalam pengembangan sistem kesehatan di Indonesia, khususnya di wilayah Bengkulu. Kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara IDI, pemerintah, dan institusi lainnya dalam memperbaiki sektor kesehatan di daerah.