Kepala BPOM Bengkulu Lakukan Audiensi dengan Rektor UNIB Terpilih untuk Bahas Kerjasama di Bidang Obat dan Makanan

16-10-2025 Umum Dilihat 123 kali

Bengkulu, 10 Oktober 2025 — Kepala BPOM di Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt, didampingi oleh Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, S.Si., Apt, Kasubag Tata Usaha Nurussaumi, serta Ketua Tim I Infokom, Yunika Sary, melakukan audiensi bersama Rektor UNIB Terpilih, Dr. Indra, yang didampingi oleh Ketua Prodi Biologi FMIPA, Sipriyadi. Audiensi ini berlangsung di Ruang Rektorat UNIB pada 10 Oktober 2025 dengan tujuan utama untuk membahas rencana kerjasama antara BPOM dan Universitas Bengkulu (UNIB) dalam bidang pengawasan pangan dan pengembangan pendidikan di sektor obat dan makanan.

Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara BPOM dan UNIB dalam upaya pengawasan dan pengendalian produk obat dan makanan di wilayah Bengkulu, khususnya dalam rangka peningkatan kualitas dan keamanan pangan. Kodon Tarigan menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pemerintah dan perguruan tinggi untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi konsumsi masyarakat, serta mempersiapkan para tenaga ahli di bidang keamanan pangan melalui program pendidikan dan pelatihan.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Indra, Rektor UNIB Terpilih, menyambut baik kerjasama yang akan dibangun dengan BPOM, yang diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang untuk pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang keamanan pangan. Sipriyadi, Ketua Prodi Biologi FMIPA, juga menyampaikan kesiapan program studi Biologi untuk berperan aktif dalam mendukung implementasi kerjasama ini, baik dalam hal penelitian maupun pelatihan dan pengembangan ekstrak buah sapat yang telah memiliki izin edar dari BPOM.

Audiensi ini mengakhiri dengan kesepakatan untuk merancang program-program kolaboratif yang akan melibatkan mahasiswa dan dosen UNIB dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengawasan obat dan makanan. Dengan kerjasama ini, diharapkan akan semakin banyak kegiatan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memastikan produk obat dan makanan yang beredar di pasar memenuhi standar keamanan dan kualitas yang ditetapkan oleh BPOM.

Sarana