Kepala BPOM Bengkulu Jadi Narasumber di Seminar Nasional Poltekkes Kemenkes Bengkulu

27-02-2025 Umum Dilihat 1344 kali

Bengkulu, Kamis (27/2/2025) – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Bengkulu sukses menggelar Seminar Nasional bertema “Peluang dan Tantangan Farmasi di Era Revolusi Industri 6.0” di Auditorium Poltekes Kemenkes Bengkulu. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa/ mahasiswi Program Studi DIII Farmasi, akademisi, serta pelayanan kesehatan bidang kefarmasian.

Seminar ini dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Eliana, SKM., MPH., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan teknologi dalam dunia farmasi. “Era Revolusi Industri 6.0 membawa tantangan dan peluang yang harus kita hadapi bersama,” ujar Eliana.

Seminar ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yaitu Anggota DPD RI dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, S.Si., Apt., serta Kaprodi DIII Farmasi Polkeslu, Apt. Resva Meinisasti, M.Farm.

Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, dalam paparannya membawakan materi bertajuk “Peluang dan Tantangan Farmasi dalam Pengembangan dan Registrasi Obat Tradisional dan Kosmetika”. Dalam sesi ini, ia menjelaskan bahwa inovasi di bidang farmasi harus sejalan dengan regulasi yang ada guna memastikan keamanan dan efektivitas produk. “BPOM berperan penting dalam mengawasi mutu dan keamanan obat serta kosmetik, dan kami terus mendukung inovasi di bidang ini agar dapat bersaing secara global,” ujar Yogi.

Selain sesi seminar, acara ini juga menjadi ajang peluncuran produk kosmetik Ghaisani Cosmetic, hasil penelitian Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Produk ini merupakan bukti nyata bahwa riset akademik dapat berkontribusi dalam industri farmasi dan kosmetika di Indonesia.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif, di mana peserta mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan kritis mengenai regulasi, inovasi produk, serta prospek industri farmasi ke depan.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan dunia farmasi Indonesia semakin siap menghadapi tantangan Revolusi Industri 6.0 dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

BPOM Bengkulu Semarak  (Semangat Melayani Responsif dan Akuntabel).

Hubungi kami di :

ULPK  : 08117389062

Facebook : Balai POM di Bengkulu

Instagram : @bpom_bengkulu

Twitter : @BPOMBengkulu

Youtube : Balaipom Bengkulu

Sarana