Kepala Balai POM di Bengkulu Hadiri Launching Sekolah Laboratorium Pancasila di Seluma

26-11-2025 Umum Dilihat 179 kali

Seluma, 10 November 2025 — Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt., di dampingi Ketua Tim 1 Infokom, Yunika Sary, S.Farm, Apt, M.Si, menghadiri kegiatan Launching Sekolah Laboratorium Pancasila yang berlangsung di SMP Negeri 6 Seluma, Kelurahan Dermayu, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.

Acara peresmian dibuka secara resmi oleh Bupati Seluma, Teddy Rahman, yang ditandai dengan pemukulan dol sebagai simbol dimulainya program inovatif tersebut. Kegiatan ini menjadi peluncuran perdana Sekolah Laboratorium Pancasila pertama di Pulau Sumatera, dengan dua sekolah di Kabupaten Seluma ditetapkan sebagai pilot project, yaitu SMP Negeri 6 Seluma dan SD Negeri 16 Seluma di Kelurahan Pasar Tais.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Anggota DPD RI asal Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, Deputi Bidang Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Prof. Warsito, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Dr. Bangun Sihotang, serta Ketua Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila (YPLP), Dr. Hamri Gusman Zakaria.

Program Laboratorium Pancasila merupakan metode pembelajaran terintegrasi yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada siswa sejak usia dini melalui kegiatan yang menyenangkan. Program ini juga menjadi upaya pemerintah untuk memperkuat karakter dan jati diri bangsa melalui pendidikan yang berorientasi pada pengamalan nilai-nilai kebangsaan.

Pemerintah Kabupaten Seluma berkomitmen menjadikan dua sekolah percontohan tersebut sebagai model penerapan awal sebelum dikembangkan secara luas di seluruh sekolah di Kabupaten Seluma. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan membentuk karakter generasi muda.

Dukungan terhadap pelaksanaan program juga disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk dari Kemenko PMK, Kemendagri, Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila, serta Anggota DPD RI asal Bengkulu. Seluruh pihak menilai bahwa keberhasilan program ini memerlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua dalam membentuk peserta didik yang berkarakter Pancasila.

Kehadiran Kepala Balai POM di Bengkulu dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat karakter bangsa melalui bidang pendidikan. Balai POM di Bengkulu turut mendorong kolaborasi lintas sektor dalam membangun sumber daya manusia yang berintegritas, berkarakter kuat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Sarana