Bengkulu - 3 (tiga) dari 5 (lima) Kelurahan yang menjadi lokus intervensi kegiatan program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) pada tahun 2024 yaitu Kelurahan Pematang Gubernur, Kelurahan Jembatan Kecil dan Kelurahan Sawah Lebar Baru, Pada Jumat, 25 April 2025, Jumat, 02 Mei 2025 dan Senin, 05 Mei 2025, BPOM di Bengkulu laksanakan kegiatan pengawalan.
Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua TIM I Substansi Infokom Yunika Sary, S.Farm,. Apt,. M.Si, melakukan koordinasi dengan perangkat Kelurahan bersama tim keamanan pangan dan para kader Kelurahan Pematang Gubernur, Kelurahan Jembatan Kecil dan Kelurahan Sawah Lebar Baru melakukan kegiatan mandiri dalam upaya mewujudkan keamanan pangan melalui kegiatan sosialisasi mandiri terutama di wilayah masing-masing kader berada .
Kegiatan yang dilakukan yaitu sosialisasi pada kegiatan rutin PKK dan Posyandu, dilakukan pula pengujian keamanan pangan yang ada di Kelurahan menggunakan rapid test kit. Para kader memberikan materi keamanan pangan, 5 kunci keamanan pangan keluarga serta materi lain yang telah diberikan oleh BPOM di Bengkulu.
Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan peninjauan penerapan keamanan pangan pada komunitas pedagang siap saji dan komunitas ritel mengenai cara distribusi pangan yang baik.
Melalui rencana aksi keamanan pangan yang dibuat oleh Kelurahan Pematang Gubernur, Kelurahan Jembatan Kecil dan Kelurahan Sawah Lebar Baru, BPOM mendorong Kelurahan yang telah diintervensi program GKPD konsisten untuk melanjutkan program yang telah diterima di masa yang akan datang, agar terwujud masyarakat yang terlindungi dari pangan yang berbahaya.