BPOM Dukung Penguatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Bengkulu

22-10-2025 Umum Dilihat 152 kali

Bengkulu, 7 Oktober 2025 — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) turut menghadiri rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar oleh Pemerintah Kota Bengkulu bersama Tim Pemantauan dan Peninjauan Lapangan Sekretariat Dukungan Kabinet (Setneg) RI.  Rapat berlangsung di Ruang Hidayah Kantor Wali Kota Bengkulu, dan dihadiri oleh berbagai instansi terkait. BPOM di Bengkulu diwakili oleh Ketua Tim Deputi III Pemeriksaan, Mukhlisah.

Pertemuan ini menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi dan sinkronisasi pelaksanaan program nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi anak-anak melalui penyediaan makanan bergizi dan aman. Dalam rapat tersebut, Pj Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Drs. Tony Elfian, M.Si., menyampaikan bahwa Pemkot Bengkulu berkomitmen penuh untuk memastikan Program MBG berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Program Makan Bergizi Gratis ini bukan hanya soal pembagian makanan, tetapi bagaimana pelaksanaannya di lapangan benar-benar efektif, mulai dari kualitas menu, distribusi, hingga penerima manfaat. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala,” ujar Pj Sekda.

Dari hasil evaluasi, salah satu kendala yang masih dihadapi adalah keterbatasan kuota dapur MBG, yang saat ini baru mencapai 26 dapur di wilayah Kota Bengkulu. Pemkot berupaya untuk menambah jumlah dapur agar jangkauan program semakin luas. Sebagai instansi yang berperan dalam pengawasan keamanan pangan, BPOM menekankan pentingnya aspek mutu dan keamanan pangan pada setiap tahapan penyelenggaraan MBG — mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.

Ketua Tim Deputi III Pemeriksaan, Mukhlisah, menyampaikan bahwa BPOM siap mendukung penguatan kapasitas pelaksana MBG di lapangan melalui pembinaan keamanan pangan dan pendampingan penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) di dapur MBG. “BPOM berkomitmen memastikan setiap makanan yang disajikan dalam Program Makan Bergizi Gratis aman, bergizi, dan bermutu. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar tujuan program ini tercapai dengan optimal,” ujar Mukhlisah.

Selain aspek teknis, rapat juga menyoroti pentingnya keterlibatan sekolah, tenaga kesehatan, serta kelompok masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program. BPOM berharap hasil evaluasi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG di Kota Bengkulu, sehingga setiap anak dapat memperoleh makanan bergizi dan aman untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Sarana