BPOM di Bengkulu Lakukan Jemput Bola Pendampingan UMKM Kopi Padang Capo

29-01-2026 Umum Dilihat 210 kali

Bengkulu, 27 Januari 2026 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu melaksanakan kegiatan jemput bola pendampingan kepada UMKM Kopi Padang Capo dalam rangka persiapan sertifikasi Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IP CPPOB), Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BPOM dalam memperkuat daya saing UMKM pangan melalui pembinaan langsung di lokasi usaha.

Pendampingan dipimpin oleh Ketua Tim Sertifikasi BPOM di Bengkulu, Yunika Sary, bersama PFM Ahli Muda Rika Melianti, dengan fokus pada evaluasi penerapan aspek higiene sanitasi, pengendalian proses produksi, penataan fasilitas, serta kelengkapan dokumen mutu. Melalui pendekatan jemput bola, tim BPOM memastikan bahwa pelaku usaha memperoleh pemahaman yang utuh dan praktis mengenai standar CPPOM, sehingga mampu menerapkannya secara konsisten dalam kegiatan produksi sehari-hari.

Yunika Sary menyampaikan bahwa pendampingan ini tidak hanya bertujuan memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga membangun budaya mutu pada UMKM. “Kami ingin memastikan pelaku usaha benar-benar memahami standar keamanan pangan, bukan sekadar lulus sertifikasi. Pendampingan langsung di lokasi usaha menjadi cara efektif untuk membantu UMKM menerjemahkan regulasi ke praktik nyata,” ujarnya.

UMKM Kopi Padang Capo menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan bahwa pendampingan langsung sangat membantu dalam mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki sebelum proses sertifikasi. Dengan adanya bimbingan teknis dari BPOM, pelaku usaha merasa lebih percaya diri untuk memenuhi standar CPPOB dan meningkatkan kualitas produk kopi yang dihasilkan. Melalui kegiatan ini, BPOM di Bengkulu menegaskan komitmennya dalam mendorong UMKM pangan lokal agar mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan kapasitas pelaku usaha secara berkelanjutan.

Sarana