Bengkulu – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu melaksanakan kegiatan pengawasan keamanan pangan segar di Pasar Panorama dan Pasar Minggu Kota Bengkulu, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perlindungan kesehatan masyarakat melalui pengawasan terpadu lintas sektor di pasar tradisional.
Pengawasan dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bengkulu, serta Dinas Perikanan Kota Bengkulu. Sinergi lintas sektor ini bertujuan memastikan pangan segar yang beredar di masyarakat memenuhi persyaratan keamanan dan layak konsumsi.
Kepala Balai POM di Bengkulu, Kodon Tarigan, menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut dilakukan pengambilan dan pengujian terhadap 22 sampel bahan pangan segar yang meliputi ayam, ikan, sayuran, dan mi basah. Sampel diambil dari pedagang di kedua pasar dan diuji menggunakan metode uji cepat di lokasi.
“Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel negatif dari kandungan bahan berbahaya seperti boraks, formalin, metanil yellow, sianida, serta bahan kimia berbahaya lainnya. Dengan demikian, pangan segar yang beredar di pasar tradisional tersebut masih aman untuk dikonsumsi masyarakat,” ujar Kodon.
Lebih lanjut, Kodon Tarigan berharap kegiatan pengawasan ini dapat meningkatkan kesadaran pedagang dalam menjaga kebersihan serta keamanan pangan yang dijual, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat sebagai konsumen. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu cermat dalam memilih bahan pangan yang segar dan layak konsumsi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, menyampaikan pentingnya peningkatan penerapan praktik kebersihan dalam penjualan pangan segar di pasar tradisional. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai langkah preventif dalam mencegah peredaran pangan berbahaya serta mendorong terwujudnya pasar yang sehat, aman, dan sesuai dengan standar kebersihan di Kota Bengkulu.