Bengkulu Selatan – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu bersama Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) Bengkulu Selatan melaksanakan pengawasan jajanan takjil Ramadan di kawasan Simpang Rukis, Bengkulu Selatan, Rabu (4/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari intensifikasi pengawasan pangan selama bulan suci Ramadan guna memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil 14 sampel jajanan takjil dari sejumlah pedagang untuk dilakukan pengujian cepat (rapid test). Parameter pengujian meliputi formalin, boraks, dan pewarna tekstil kuning metanil. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh sampel dinyatakan memenuhi syarat dan tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya.
Kepala Balai POM di Bengkulu, Kodon Tarigan, menyampaikan bahwa pengawasan pangan selama Ramadan merupakan agenda rutin BPOM sebagai langkah preventif dalam melindungi masyarakat dari potensi peredaran pangan yang tidak memenuhi ketentuan. Pengawasan dilakukan tidak hanya melalui pengujian sampel, tetapi juga melalui edukasi langsung kepada pedagang dan masyarakat.
Kegiatan ini turut melibatkan anggota Saka POM Bengkulu Selatan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda dalam mendukung pengawasan obat dan makanan. Para anggota Saka POM berperan aktif membantu proses pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada pedagang terkait pentingnya penggunaan bahan pangan yang aman serta penerapan kebersihan dalam pengolahan makanan.
Selain pengawasan dan pengujian, Balai POM Bengkulu bersama Saka POM Bengkulu Selatan juga melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan takjil gratis kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyaluran bantuan ke Panti Asuhan Khairunisa sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Melalui kegiatan ini, BPOM Bengkulu berharap kesadaran masyarakat dalam memilih pangan yang aman semakin meningkat serta mendorong pelaku usaha untuk senantiasa menjaga mutu, keamanan, dan kualitas produk yang dipasarkan.