Bengkulu, 21 September 2025 – Dalam rangka memperingati World Pharmacy Day, Balai POM di Bengkulu mensosialisasikan program Ayo Buang Sampah Obat (ABSO) dan upaya pencegahan Resistensi Antimikroba (AMR) kepada masyarakat. Kegiatan yang dipusatkan di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu ini diikuti oleh pemangku kepentingan, akademisi, apoteker, mahasiswa, serta masyarakat umum.
Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti dengan penuh semangat oleh peserta dari berbagai kalangan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Walikota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, S.E., M.M., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menegaskan dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Usai sambutan, rangkaian acara berlanjut dengan sosialisasi resistensi antimikroba yang disampaikan oleh Ketua Tim Pemeriksaan Deputi I Obat Balai POM di Bengkulu, Novri Fitriani, S.Farm, Apt. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahaya resistensi akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat serta langkah-langkah pencegahannya. Peserta diimbau untuk tidak membeli antibiotik tanpa resep dokter, melanjutkan pengobatan hingga tuntas, tidak membuang obat sembarangan, serta menegur atau melaporkan apabila menemukan adanya penjualan antibiotik yang tidak sesuai aturan.
Selain itu, Balai POM di Bengkulu juga memperkenalkan program ABSO (Ayo Buang Sampah Obat) sebagai sarana masyarakat untuk membuang obat yang sudah tidak terpakai dengan aman melalui apotek dan Puskesmas. Edukasi ini penting untuk mencegah penyalahgunaan obat kadaluarsa sekaligus melindungi lingkungan dari pencemaran.
Pada kesempatan ini, Kasubbag Tata Usaha, Nurussaumi, S.AP., M.M., hadir mewakili Kepala Balai POM di Bengkulu. Kegiatan juga dihadiri oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Bengkulu, Universitas Bengkulu, PMI, UMKM, Dharma Wanita Balai POM Bengkulu, mahasiswa, serta tenaga teknis kefarmasian dari sarana ABSO. Kehadiran lintas sektor ini memperkuat semangat kolaborasi dalam mendukung gerakan bersama mencegah resistensi antimikroba.
Melalui momentum World Pharmacy Day, Balai POM di Bengkulu mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan obat, mendukung gerakan ABSO, dan bersama-sama mencegah resistensi antimikroba demi kesehatan generasi mendatang.