Balai POM Bengkulu Intensifkan Pengawasan Pangan Ramadan 1447 H, Seluruh Sampel Takjil di Pasar Panorama Kota Bengkulu Memenuhi Syarat

02-03-2026 Umum Dilihat 215 kali

Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Bengkulu bekerja memastikan Keamanan dan mutu pangan olahan yang dikonsumsi masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, yaitu dengan melaksanakan kegiatan Intensifikasi Pengawasan Pangan di Kota Bengkulu pada 25–27 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu bersama Wali Kota Bengkulu beserta perangkatnya terkait, antara lain Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kominfo serta Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.

Kepala BPOM di Bengkulu, Kodon Tarigan S.Si, Apt, memimpin langsung Kegiatan Intensifikasi Pengawasan Pangan Olahan di Pasar Panorama Kota Bengkulu. Kegiatan pengawasan difokuskan pada sarana distribusi pangan olahan seperti supermarket, minimarket, dan gudang distributor. Tim gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap izin edar, masa kedaluwarsa, kondisi kemasan, hingga tata cara penyimpanan produk. Langkah ini menjadi krusial mengingat meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat selama Ramadan yang berpotensi diiringi peningkatan peredaran produk pangan.

Kegiatan pemeriksaan di beberapa sarana distribusi disekitaran Pasar Panorama Kota Bengkulu diperoleh hasil tidak ditemukan produk yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan. Seluruh produk yang diperiksa dinyatakan memenuhi ketentuan yang berlaku. Hasil ini menunjukkan meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam menjaga kualitas dan keamanan produk yang diperdagangkan kepada masyarakat.

Selain pengawasan di sarana distribusi, kegiatan intensifikasi pangan dilanjutkan sore hari dengan pengawasan takjil atau pangan berbuka puasa (pabukoan). Pemeriksaan takjil dipusatkan di kawasan sekitar Pasar Panorama Kota Bengkulu, yang dikenal sebagai salah satu titik ramai penjualan jajanan berbuka puasa.

Petugas melakukan pengujian cepat (rapid test) terhadap berbagai sampel takjil untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanyl yellow. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel yang diuji memenuhi syarat dan tidak terdeteksi mengandung bahan berbahaya. Dalam hal ini, Balai POM di Bengkulu mengapresiasi komitmen para pelaku usaha dan pedagang takjil dalam menjaga keamanan pangan. Sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengawasan ini.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli produk pangan olahan. Dengan pengawasan yang intensif dan partisipasi aktif seluruh pihak, diharapkan suasana Ramadan dan Idulfitri 1447 H di Kota Bengkulu dapat berlangsung dengan aman, sehat, dan penuh keberkahan.

Sarana